Jejak Darah dan Api: Kisah Horor Nyata di Balik Band Mayhem
Lotto 02 Dalam sejarah musik dunia, tidak ada subkultur yang memiliki sejarah sekelam Norwegian Black Metal pada awal tahun 1990-an. Di pusat badai tersebut berdiri sebuah band bernama Mayhem. Bagi para anggotanya, musik bukan sekadar ekspresi seni, melainkan sebuah gaya hidup ekstrem yang melibatkan kematian, kriminalitas, dan ideologi radikal. Fondasi Kebencian dan Ideologi Euronymous Mayhem didirikan oleh Øystein Aarseth, yang lebih dikenal dengan nama Euronymous. Sejak awal, ia memiliki visi untuk menciptakan musik yang paling "jahat" dan tidak nyaman didengar. Baginya, black metal bukan sekadar sub-genre musik metal; itu adalah sebuah gerakan ideologis yang menolak nilai-nilai kemanusiaan, kedamaian, dan agama. Euronymous mendirikan toko kaset bernama "Helvete" (Neraka) di Oslo yang menjadi markas besar bagi komunitas yang disebutnya sebagai Inner Circle. Di sinilah ia menyebarkan pengaruhnya, menghasut musisi muda untuk melakukan aksi ekstrem demi membuktika...